Google Workspace sudah menjadi bagian dari cara kerja banyak perusahaan. Gmail digunakan untuk komunikasi, Google Drive untuk menyimpan dokumen, sementara Docs, Sheet, Meet, dan Calendar membantu tim bekerja bersama dari mana saja.
Namun, memiliki Google Workspace belum tentu berarti perusahaan sudah menggunakannya secara maksimal. Pengaturan akun, struktur penyimpanan, keamanan, migrasi data, integrasi aplikasi, hingga penggunaan fitur oleh karyawan membutuhkan pengelolaan yang tepat.
Di sinilah Cherrytree hadir sebagai konsultan Google Workspace di Indonesia. Cherrytree membantu perusahaan mulai dari memilih lisensi, melakukan onboarding dan migrasi, memberikan training, mengintegrasikan sistem, sampai memberikan dukungan setelah implementasi.
Apa Itu Cherrytree?
View this post on Instagram
Cherrytree adalah brand yang berfokus pada konsultasi dan layanan Google Workspace untuk perusahaan.
Layanan Cherrytree ditujukan bagi bisnis yang ingin menggunakan Google Workspace secara lebih terarah, baik yang baru akan menggunakannya maupun perusahaan yang sudah lama menggunakan layanan Google tetapi masih memiliki kendala dalam pengelolaan dan pemanfaatannya.
Pendampingan tidak berhenti pada setup akun. Kebutuhan setiap perusahaan bisa berbeda. Ada yang membutuhkan bantuan migrasi email dan dokumen, ada yang perlu merapikan pengelolaan Google Drive, sementara perusahaan lain mungkin membutuhkan integrasi Google Workspace dengan sistem yang sudah digunakan.
Karena itu, pendekatan Cherrytree dimulai dari memahami kebutuhan dan kondisi perusahaan sebelum menentukan solusi yang sesuai.
Siapa di Balik Cherrytree?
Cherrytree merupakan brand dari PT. Rimba Ananta Vikasa Indonesia (Rimba House), perusahaan yang bergerak di bidang IT dan konsultasi.
Pengalaman Rimba House dalam menangani kebutuhan teknologi organisasi menjadi salah satu dasar lahirnya Cherrytree. Dari pengalaman tersebut, terlihat bahwa penggunaan platform kerja seperti Google Workspace sering kali masih sebatas fungsi dasar, sementara banyak fitur dan kemungkinan integrasinya belum dimanfaatkan.
Cherrytree kemudian dibangun dengan fokus yang lebih spesifik pada ekosistem Google Workspace.
Dengan fokus tersebut, Cherrytree membantu perusahaan melihat Google Workspace dari sisi yang lebih luas: mulai dari kebutuhan pengguna, pengelolaan data, keamanan, integrasi sistem, sampai bagaimana teknologi tersebut benar-benar digunakan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Layanan Google Workspace untuk Perusahaan

Kebutuhan perusahaan terhadap Google Workspace tidak selalu sama. Karena itu, Cherrytree menyediakan beberapa layanan yang mencakup tahap sebelum implementasi, proses penerapan, hingga dukungan setelah sistem digunakan.
1. Training Google Workspace dan Change Management
Implementasi teknologi sering kali terkendala bukan karena sistemnya sulit, tetapi karena pengguna belum terbiasa menggunakannya.
Cherrytree membantu perusahaan melalui training Google Workspace yang disesuaikan dengan kebutuhan tim. Materi dapat mencakup penggunaan Gmail, Google Drive, Docs, Sheets, Meet, Calendar, hingga cara bekerja dan berkolaborasi menggunakan ekosistem tersebut.
Pendekatan change management juga digunakan untuk membantu karyawan beradaptasi dengan perubahan cara kerja. Dengan begitu, perusahaan tidak sekadar memiliki akun Google Workspace, tetapi dapat mendorong penggunaannya dalam pekerjaan sehari-hari.
2. Migrasi Google Workspace dan Technical Onboarding
Memindahkan email, dokumen, dan data kerja dari sistem lama membutuhkan perencanaan. Kekhawatiran mengenai kehilangan data atau terganggunya pekerjaan juga menjadi salah satu alasan perusahaan menunda migrasi.
Melalui layanan Smart Migration, Cherrytree membantu perusahaan menyiapkan proses migrasi secara bertahap. Prosesnya dapat dimulai dengan memahami sistem yang sedang digunakan, memetakan data, menentukan kebutuhan migrasi, kemudian menyusun strategi perpindahan yang sesuai.
Cherrytree juga menyediakan technical onboarding agar administrator dan pengguna memahami lingkungan Google Workspace setelah proses migrasi selesai.
3. Integrasi Google Workspace dengan Sistem Perusahaan
Google Workspace tidak harus berdiri sendiri. Dalam operasional perusahaan, biasanya sudah ada CRM, aplikasi HR, project management, sistem internal, atau aplikasi bisnis lainnya.
Melalui layanan Integrations & Extensibility, Cherrytree membantu perusahaan menghubungkan Google Workspace dengan sistem yang sudah digunakan.
Tujuannya adalah mengurangi pekerjaan manual dan membuat alur kerja antar-aplikasi menjadi lebih terhubung. Kebutuhan integrasi dapat berbeda pada setiap perusahaan, sehingga solusi yang digunakan perlu disesuaikan dengan sistem dan proses kerja yang sudah berjalan.
4. Cloud dan Data Services
Pengelolaan data menjadi bagian penting ketika perusahaan mulai memindahkan aktivitas kerja ke cloud.
Melalui layanan Cloud & Data Services, Cherrytree membantu perusahaan mengelola penggunaan Google Workspace dari sisi penyimpanan dan data. Salah satu contohnya adalah penataan Google Drive agar dokumen perusahaan lebih mudah dikelola dan aksesnya dapat diberikan sesuai kebutuhan.
Pengelolaan akses juga perlu diperhatikan sejak awal. Dokumen yang bersifat internal, misalnya, tidak seharusnya memiliki akses yang sama dengan dokumen yang memang perlu dibagikan kepada pihak luar.
5. Lisensi dan Procurement Google Workspace
Memilih lisensi Google Workspace tidak selalu sesederhana memilih paket dengan harga paling rendah.
Jumlah pengguna, kebutuhan fitur, kapasitas penyimpanan, pola kerja, dan kebutuhan perusahaan perlu diperhitungkan sebelum menentukan paket.
Cherrytree membantu perusahaan dalam proses licensing & procurement Google Workspace, termasuk memahami kebutuhan lisensi dan menyesuaikannya dengan kondisi organisasi.
Pendekatan ini membantu perusahaan menghindari pembelian lisensi yang tidak diperlukan atau penggunaan paket yang ternyata tidak mencukupi kebutuhan tim.
6. Managed Service dan Support Google Workspace
Setelah Google Workspace diterapkan, kebutuhan perusahaan belum tentu selesai.
Perubahan pengguna, konfigurasi akun, pengelolaan sistem, integrasi, maupun kendala teknis dapat muncul seiring berjalannya waktu. Karena itu, Cherrytree juga menyediakan Managed Service & Support untuk perusahaan yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan.
Layanan ini dapat mencakup pemeliharaan, monitoring performa, konfigurasi, serta bantuan ketika terjadi kendala teknis.
Dengan dukungan tersebut, tim internal perusahaan dapat lebih fokus pada pekerjaan utama tanpa harus menangani seluruh persoalan Google Workspace sendiri.
Mengapa Perusahaan Menggunakan Konsultan Google Workspace?
Perusahaan sebenarnya dapat mengelola Google Workspace secara mandiri. Namun, kebutuhan mulai menjadi lebih kompleks ketika jumlah pengguna bertambah, data semakin banyak, atau Google Workspace harus terhubung dengan sistem lain.
Konsultan dapat membantu perusahaan dalam beberapa kondisi, seperti:
- Perusahaan baru akan menggunakan Google Workspace.
- Perusahaan ingin migrasi dari sistem email atau cloud storage sebelumnya.
- Struktur Google Drive dan akses dokumen perlu dirapikan.
- Karyawan membutuhkan training Google Workspace.
- Google Workspace perlu diintegrasikan dengan aplikasi lain.
- Administrator membutuhkan dukungan teknis.
- Perusahaan ingin meninjau kembali kebutuhan lisensi.
Dengan demikian, menggunakan konsultan bukan semata-mata soal setup akun. Pendampingan lebih banyak dibutuhkan ketika perusahaan ingin memastikan teknologi yang digunakan sesuai dengan proses kerja mereka.
Pendekatan Cherrytree dalam Implementasi Google Workspace

AI First
Perkembangan AI membuat cara orang bekerja ikut berubah. Cherrytree melihat penggunaan Google Workspace juga perlu mempertimbangkan bagaimana AI dapat digunakan untuk membantu pekerjaan yang bersifat rutin dan mendukung produktivitas tim.
Pendekatan AI First menjadi bagian dari cara Cherrytree melihat peluang pemanfaatan teknologi, terutama ketika perusahaan mulai mengeksplorasi fitur AI dalam lingkungan kerja.
Agile dan Fleksibel
Tidak semua perusahaan membutuhkan konfigurasi yang sama.
Cherrytree menggunakan pendekatan yang fleksibel agar solusi dapat menyesuaikan ukuran organisasi, proses kerja, sistem yang sudah digunakan, dan kebutuhan pengguna.
Pendekatan seperti ini juga memungkinkan proses implementasi dilakukan secara bertahap apabila perusahaan belum siap melakukan perubahan secara menyeluruh sekaligus.
Memahami Kebutuhan Perusahaan di Indonesia
Setiap perusahaan memiliki cara kerja dan kebutuhan yang berbeda. Faktor seperti struktur organisasi, kebiasaan pengguna, proses administrasi, serta kebutuhan pengelolaan data perlu dipertimbangkan ketika Google Workspace diterapkan.
Sebagai penyedia layanan yang berfokus pada pasar Indonesia, Cherrytree memahami bahwa implementasi tidak cukup hanya mengikuti konfigurasi teknis. Sistem juga perlu dapat digunakan dengan nyaman oleh tim yang menjalankannya setiap hari.
Google Workspace Partner Indonesia untuk Kebutuhan Bisnis
Cherrytree hadir untuk perusahaan yang membutuhkan lebih dari sekadar akun Google Workspace.
Mulai dari konsultasi Google Workspace, pemilihan lisensi, migrasi, technical onboarding, training, integrasi, pengelolaan data, hingga managed service, kebutuhan dapat dibahas berdasarkan kondisi perusahaan.
Cherrytree didukung oleh PT. Rimba Ananta Vikasa Indonesia (Rimba House) dan memiliki fokus khusus pada layanan Google Workspace untuk kebutuhan bisnis.
Jika perusahaan Anda sedang mempertimbangkan migrasi, membutuhkan training, ingin merapikan pengelolaan Google Workspace, atau membutuhkan dukungan teknis, kebutuhan tersebut dapat dibahas bersama tim Cherrytree terlebih dahulu.
Hubungi Cherrytree untuk berkonsultasi mengenai kebutuhan Google Workspace perusahaan Anda.





